Art

Mengenal Jenis Cat Air

on
January 30, 2021

Siapa yang mengenal cat air saat duduk di bangku sekolah dasar? Kala itu merek yang umum diperdagangkan ialah Guitar dan Pentel. Melukisnya pun di buku gambar bersampul emotikon senyum. Apakah ada yang bernasib sama? Haha.

Pengalaman pertama menggunakan cat air tidak memberikan kesan yang istimewa bagi saya. Hasil yang didapat rasanya biasa saja. Hingga suatu hari, saya menemukan karya seniman cat air di media sosial dan terpana. Haaah? Ini pakai cat air? Kok bagus banget? Kok bisaaa?

Melukis merupakan kegiatan yang menyenangkan. Ia dapat mengekspresikan imajinasi dan kreatifitas. Dilansir dari buku Otak Ideal karya Toshinari Kato, melukis merupakan salah satu cara melatih otak. Terutama zona otak penglihatan, emosi, dan motorik. Apalagi di masa pandemi seperti ini, melukis bisa jadi pilihan mengisi waktu luang.

Nah, kalian tahu enggak? Cat air itu umumnya bersifat transparan. Meski ada juga yang bersifat semi-opaque dan opaque sih. Tetapi sesuai dengan namanya, water yang berarti air. Dan color yang berarti warna. Melukis dengan cat air atau watercolor merupakan pencampuran antara pigmen warna dan air.

Tentunya kertas yang digunakan untuk melukis dengan cat ini harus bisa menampung air dengan baik. Umumnya terbuat dari bahan cellulose atau cotton. Jadi enggak sembarang kertas bisa digunakan untuk melukis dengan cat air. Apalagi HVS. Atau lembaran buku gambar bersampul emotikon senyum itu. Duh, jangan ya.

Terdapat beberapa jenis cat air. Tergantung dari kualitas dan sasaran penggunanya.

Kid Grade

Sesuai dengan namanya, cat air jenis ini dirancang untuk anak-anak. Kamu yang mau mencoba melukis dengan cat air juga bisa menggunakannya. Hasil akhir cat air jenis ini chalky (berkapur). Juga cenderung sulit untuk mencampurkan pigmen warna. Namun, harganya sangat terjangkau. Merek yang dijual di pasaran belakangan juga semakin beragam. Seperti Pentel, Giotto, Titi, Joyko, Faber Castell, Reeves, V-tro, dan lainnya. Harga jualnya berkisar 25,000 hingga 70,000 per set. Termasuk dengan kuasnya.

Student Grade / Academy

Mengandung komposisi warna yang tidak sebanyak artist grade. Tetapi, pencampuran pigmen warnanya lebih mudah jika dibandingkan dengan kid grade. Merek yang mudah ditemukan di pasaran misalnya Sakura Koi, Cotman Winsor & Newton, ShinHan, Van Gogh, Schmincke Akademie, dan masih banyak lagi. Harganya berkisar 20,000 hingga 100,000 per tube. Adapula 200,000 hingga 500,000 per set.

Artist Grade

Cat air artist grade menawarkan varian warna yang jauh lebih banyak. Lebih tahan lama di kertas, tidak mudah pudar, dan tidak berkapur. Hasil akhirnya pun vibrant. Dikarenakan komposisi pigmennya memang banyak.

Merek cat air artist grade yang bisa ditemukan di Indonesia contohnya White Nights, Mission Gold, Sennelier, Daniel Smith, Winsor & Newton Professional, Rembrandt, Holbein. Cat air jenis ini dibanderol dengan harga 60,000 hingga 300,000 per tube. Bahkan, harga satu setnya ada yang mencapai 5,000,000. Wow bukan?

Cat air juga memiliki beberapa bentuk, seperti: cake, pan, tube, dan liquid.

Sedikit tips untuk travel-sketchers yang lebih menyukai cat air jenis tube. Bisa dengan mengisi ulang watercolor pan yang sudah habis dengan cat air dari tube. Atau, dengan membeli box kosong dan mengisinya dengan pigmen. Dengan begini, cat air akan mudah dibawa kemanapun. Bila ingin mencoba cat air artist grade namun anggaran terbatas, bisa membeli share tube mini/half pan.

Cruelty-Free & Vegan Watercolor Paint

Cruelty free berarti tidak membahayakan atau menyakiti hewan selama proses pembuatannya. Namun, bukan berarti bahan dasarnya murni vegan. Sedangkan vegan sama sekali tidak mengandung unsur hewani. Jadi, umumnya terbuat dari ekstrak tumbuhan atau bahan kimia.

Bahan-bahan yang berasal dari hewan dan umumnya ditemukan dalam cat air ialah:

Madu (honey-based watercolor)

Banyak produk cat air yang menggunakan bahan baku hewani seperti madu. Biasa dikenal dengan istilah honey-based. Mengapa madu? Karena dapat memberikan warna yang cemerlang, halus, dan tahan lama.

Beberapa merek cat air yang mengandung madu contohnya M. Graham, Mission Gold, White Nights, dan Sennelier.

Pbk9

Pbk9 atau Amorphous Carbon dihasilkan oleh tulang hewan yang telah hangus. Pbk9 sering ditemukan pada pigmen warna Ivory Black, Sephia, Payne’s Grey, dan Davy’s Grey.

Ox gall

Ox gall adalah medium yang dihasilkan dari gall (cairan yang terdapat pada hati sapi). Kemungkinan besar merupakan produk sampingan dari industri ternak. Produk ini biasanya dicampur dengan alkohol sebagai bahan untuk melembabkan kertas. Ox gall juga membantu pencampuran pigmen warna jadi lebih mudah. Dan, membantu warna lebih solid.

Contoh merek cat air yang mengandung ox gall ialah Schmincke Horadam dan Winsor & Newton Professional.

Ada juga beberapa merek vegan watercolor artist grade yang bisa ditemukan di pasaran. Seperti: Daniel Smith, Da Vinci, Holbein, Lukas 1862, QoR, Rembrandt. Untuk student grade misalnya Cotman Winsor & Newton, Finetec, Grumbacher Academy, Kuretake Gansai Tambi, ShinHan, Schmincke Akademie, dan Van Gogh.

Kini, banyak seniman cat air yang mulai peduli dengan lingkungan. Mereka menaruh perhatian pada kandungan dalam cat air yang digunakan. Ada yang mulai menggunakan vegan watercolor paint. Namun, ada juga yang berpendapat menggunakan madu masih tidak apa. Dikarenakan madu diperoleh melalui pihak ketiga dan tidak menyakiti lebah.

Setelah membaca, apa kamu tertarik untuk melukis dengan cat air? Kira-kira mana yang sesuai dengan kebutuhanmu? Selamat melukis dengan cat air ya!

TAGS
35 Comments
  1. Reply

    Febi

    February 1, 2021

    Infonya asyik banget karena komplit..
    Kebetulan dari 2 tahun lalu ada buku gambar nganggur yang udah dibeli tapi belum kesentuh..hehe..

    Good info!

  2. Reply

    Rivai Hidayat

    February 1, 2021

    Ternyata banyak banget jenis cat air. Aku baru tahu. Dari yang harganya murah, hingga jutaan rupiah. Dan aku baru tahu jika ga semua kertas bisa cocok untuk watercolor.
    Kalau dulu tentu saja pakai yang kid grade.

    Melukis watercolor juga bisa digunakan untuk me time 😀

  3. Reply

    Antin Aprianti

    February 1, 2021

    Ternyata cat air ini bermacam-macam jenisnya ya. Sungguh Antin buta dan nggak berbakat banget sama beginian, gambar pakai crayon atau pinsil warna aja berantakan baget.
    Keren-keren hasil gambarnya Kak Lisa, mantap banget

  4. Reply

    Merry Olivia

    February 1, 2021

    Buku gambar bersampul emotikon senyum itu jaman aku SD banget sih kak, yah ampun jadi inget jaman dulu. Wah ada cat air vegan ya, baru tau, keren banget sih. Aku jadi pengen belajar melukis.

  5. Reply

    Ning!

    February 1, 2021

    Gambar pakai pensil aja aku awut-awutan, kalau pakai cat air jadinya abstrak kali ya, haha. Btw baru tau ternyata cat air ada levelnya juga, dari anak-anak sampe yg buat profesional. Dan harganya pun beragam ya. Btw, aku selalu iri sama orang-orang yang bisa gambar bagus. Keren banget! Sebenarnya menggambar itu bakat atau bisa dilatih sih, Lisa?

    • Reply

      Lisa Fransisca

      February 3, 2021

      Tapi lukisan abstrak laku di kancah internasional loh 😁 Menggambar dan melukis saling melengkapi & menurutku bisa dilatih, Kak. Menggambar lebih menekankan ke objeknya, sedangkan melukis menekankan harmonisasi warna.

      Btw, beberapa teman yang aku ketemu di workshop baru mulai melukis sejak pandemi & lukisannya bagus-bagus. Barangkali Kak Ning mau coba.

  6. Reply

    RULY

    February 1, 2021

    Wahh, Ilmu baru nih mba, ternyata banyak macamnya, bahkan sampe madu pun ada,

  7. Reply

    Putri Reno

    February 1, 2021

    Infonya Paket Komplit,

    Mulai dari manfaat melukis menurut Buku Otak ideal (Thosinari Kato). Sampai dengan jenis cat yang di gunakan yang ramah lingkungan, ramah di kantor dan bikin kantong bolong. Tapi hobby ya gimana…

    Habis baca ini ada satu pertanyaan absurd yang bergentangan di otak gw Sa.. (Halah)
    Kalau pakai madu untuk sebuah lukisan apa ga lengket ya itu gambarnya? Mungkin karena itu kali ya klo ke galeri seni lukisan ga boleh di raba, di pegang dan di reterawang, Hanya boleh di lihat dan dinikmati dengan mata,

    • Reply

      Lisa Fransisca

      February 3, 2021

      Enggak lengkeeet wkwk. Haha iya, gue yakin pasti Uni udah tahu alasannya sih, kurang lebih mirip sama alasan kenapa kita enggak boleh menyentuh terumbu karang. Karena ada reaksi kimia di tangan kita yang bisa merusak karya seni tersebut.

  8. Reply

    Deny Oey

    February 1, 2021

    Melukis. Salah satu hobi yang ditinggalkan sejak kanak2, padahal banyak yg menyebutku berbakat *uhuk

    Anw, nice info sist..

  9. Reply

    Mrs.kingdom17

    February 3, 2021

    Wowww baru tahu ada beragam jenis cat air…apalah aku yg cuma tahu merek faber castell, titi, joyco ama pentel doang…jadi keinget dulu tiap pelajaran gambar selalu mau nangis karena jangankan menggambar mewarnaipun aku sangat absurd…hahaa….keren Lisa hobbinya “mahal” banget karena gak smua orang bisa begini…

  10. Reply

    Retno Nur Fitri

    February 3, 2021

    Kalo soal melukis sepertinya aku gak berbakat, pernah coba melukis pake cat air hasilnya malah berantakan.. Dan gak bisa hidup gitu hasil dari pewarnaannya, entah itu terlalu banyak air atau apa ya.. Karena keliatannya lebih encer kak.. Makanya aku lebih suka mewarnai pake crayon heheh

  11. Reply

    Lenifey

    February 3, 2021

    Waaw. Ternyata cat air banyak jenisnyaa. Asli senggak tahu itu. Kapan hari beli pensil warna gara2 lagi suka mewarnai itu aja udah berasa mahal. Terus sekarang nggak dipake. Hahah. Tapi pasti kalo yang artist grade warna sama campurannta lebih bagus sih. Harga tidak bohong. Hahha

  12. Reply

    Iqbal

    February 3, 2021

    Kadang suka sayang sama sisa cat yang sudah dituang.. rasanya masih lebih praktis dan lebih umum pakai pensil warna atau crayon

    • Reply

      Lisa Fransisca

      February 3, 2021

      Ada beberapa tipe cat lukis yang bisa di reactivate lagi dengan air. Cat air ini salah satunya. Jadi sisa cat di palet masih bisa dipakai walau sudah lama.

  13. Reply

    Suci Margi Pangesti

    February 3, 2021

    Aku pernah pakai cat air, kak. Tapi nggak tau kalau jenisnya sebanyak ini. Dulu kalau beli di toko cuman bilang beli cat air. Dan nggak ngerti dengan beragam jenis yang ada. Keren sekali ini infonya, Kak Lisa.

  14. Reply

    inez

    February 3, 2021

    pengen beli cat air dr beberapa bulan yg lalu belum eksekusi. Dulu biasa ngelukis lewat pensil. Investasi buat hobi lukis ini lumayan ya nguras kantong. Ngeliat cat air yg koi itu harganya 500k ++ hehheehe.

  15. Reply

    Clara Kinasih

    February 4, 2021

    Wow banyak juga yah jenis dari cat air. Baru tau aku. 😆🙊
    Dan terpukaunya lagi ada yang terbuat dari campuran madu, hati sapi dan juga vegan. Wow
    Kalau kk sendiri lebih suka pakai yang mana kak..?

  16. Reply

    Mamak Rempong

    February 4, 2021

    infonya bermanfaat banget, lagi tertarik untuk melukis, tapi selalu bingung harus pakai cat air yang mana, ujung ujungnya faber castle, paling banter sakura koi. ternyata ada banyak jenis dengan kelebihannya masing masing. makasih sharingnya beb

  17. Reply

    Lovelypink

    February 4, 2021

    Ku baru tau loh ternyata cat air sendiri itu ada banyak macamnya.
    Bahkan ada yang cruelty-free & vegan.

  18. Reply

    Mariaa

    February 4, 2021

    Baru tau kalau banyak banget jenis cat air! Dari dulu kayaknya nggak bakat di dunia gambar-menggambar jadi nggak terlalu merhatiin, cukup jadi penikmat aja. Terima kasih informasinya!

  19. Reply

    Dayu Anggoro

    February 5, 2021

    Wah wah bener2 keren wawasan yang saya dapat tentang cat air ini, sejujurnya saya belum pernah sekalipun megang atau nugas pakai cat air watu sekolah dulu hahah.

  20. Reply

    titi

    February 5, 2021

    sejujurnya aku tertarik melukis dengan cat air, tapi rasanya gak ada bakat. Sekali2nya nyoba bukan pakai cat air. Tapi, baken pensil warna yg akirnya dibasahi. hhe. ternyata cat air macam-macam jenisnya ya.

  21. Reply

    Talif

    February 5, 2021

    Jadi tertarik belikan anak yang kids grade sebagai pengenalan lanjutan dunia warna mewarnai. Syukur2 bisa menghasilkan gambar yang bisa dipahami dengan baik.

  22. Reply

    Tuty Prihartiny

    February 6, 2021

    Baru baca sebentar tulisan kak lis, saya langsung cuss, cari cat air peninggalan masa lalu. Eh ketemu juga crayon dll. Walaupun saya ndak bisa melukis. Nilai saya cukup bagus karena pilihan warna dan komposisi. Begitu menurut sang guru. Lalu tersadar, hobby fotografi saya, berakar dari melukis. Apalagi kak lis ya, yang menguasai teknik dan hal-hal teknis melukis seperti jenis – jenis cat air. Suhu gunung yang peduli lingkungan dan ciamik melukis.. ah keren pisan kakak kesayanganku ini.

  23. Reply

    Dian Restu Agustina

    February 6, 2021

    Kak Lisa, keren bangets infonya…
    Aku awam soal cat air dan menggambar. Biasa aku mewarnai dari colouring book buat isi waktu..pakai pensil warna.
    Kalau anak sulung (SMA kelas X) memang hobi gambar baik digital maupun manual dan punya segala printilan menggambar ini. Cat air dia yang Artist Grade. Di bio IG-nya aja dia nyebut dirinya Artist

  24. Reply

    Nia Devy

    February 6, 2021

    Terakhir aku melukis pakai cat air kayanya pas SMP dan belum tau banyak tentang jenis-jenis cat air. Ternyata banyak banget jenis dan bahannya. Salut sama kak lisa yang jago melukis.

  25. Reply

    Agnes

    February 6, 2021

    Cat air yg pernah aku punya ya pas masih sekolahan, hehe itu juga harganya berapa puluh ribu. Pas baca ada cat air harganya bisa ratusan ribu per tube, seketika ak merasa takjub, hehe. Harga segitu pasti jd investasi terbaik sih ya untuk penikmat hobby melukis, kualitasnya ga bohong ya kak.

  26. Reply

    Eka Rahmawati

    February 6, 2021

    Sebagai orang yang lemah dalam pelajaran seni apapun itu termasuk seni menggambar dan mewarnai, saya baru tahu kalo cat air ternyata ada beberapa jenis.

  27. Reply

    Sri Raditiningsih

    February 6, 2021

    Aku baru tahuuu kalau cat warna buanyak banget jenisnyaaa hahahaha. Asli sama sekali belum pernah mainin cat air, pake krayon aja suka berantakan hahaha tapi emang dasarnya gak bisa gambar sih

  28. Reply

    Dewi Setyowati

    February 6, 2021

    Wow, cat air ternyata banyak banget jenis-jenisnya. Baru tau. Soal melukis atau menggambar entah kenapa nol besar buatku. Meskipun aku sangat suka dengan hasil para perupa-perupa, dan malah kadang timbul keinginan untuk mencipta puisi dari lukisan mereka, hehe. Tapi untuk nggambar sendiri, rasanya daya imajinasiku yang masih dangkal.. 🙂

  29. Reply

    Elsa

    February 6, 2021

    Wah, bisa sampai mengenal cat air kamu yaaa, bukan lagi air asin. Efek pandemi banget ya sist.

  30. Reply

    Anni ns

    February 6, 2021

    Seru ih pengalaman tentang cat airnya buat aku yang suka painting dan berkreasi.

    Selalu suka aku tuh mencampur warna, mencampur cat dengan air, bereksplorasi, berimajinasi, berkarya.

    Pengetahuan baru nih, buat aku tentang pemilihan kertas yang ternyata nggak bisa sembarang kertas, akan mempengaruhi hasil akhirnya banget ya kak..

    Terimakasih pula tentang pengetahuan jenis jenis cat airnya. Benar-benar membuka ilmu, wawasan jadi bertambah, bermanfaat sekali pula untuk menemani disaat-saat hunting.

    Keep it up!

  31. Reply

    Zen

    February 7, 2021

    Jangankan cat air, cat tembokpun saya gak tau macam macamnya… Huhuhu

  32. Reply

    duniamasak

    March 5, 2021

    color swatch adalah momen yang paling satisfying :3

LEAVE A COMMENT

Lisa Fransisca
Indonesia

Halo! Saya Lisa. Di blog ini saya akan bercerita. Baik melalui rangkaian kata, coretan gambar, maupun foto-foto yang diabadikan saat melakukan perjalanan.

Archives
Part of
Kubbu Network
Blogger Perempuan