Travelling

Labuan Bajo, Menyusuri Goa Batu Cermin Hingga Mengejar Sunset di Bukit Sylvia

on
April 1, 2018

Perjalanan selalu memiliki banyak cerita.

Baik yang menyenangkan maupun menegangkan, ada suka dan duka.

Adapula yang mengalami hal-hal di luar dugaan atau bahkan musibah.

Tak ada yang tahu, karena sematang apapun rencana perjalanan kita buat, semestalah yang akan menjadi penentu pada akhirnya.

Labuan Bajo, Menyusuri Goa Batu Cermin Hingga Mengejar Sunset di Bukit Silvia 10

“Lho mana yang lain?” Aku yang baru saja tiba di rumah Ibu Nani, tempat teman-temanku menginap di Labuan Bajo, bertanya pada Bang Bye yang terlihat sedang beristirahat di teras rumah.

“Udah jalan barusan. Habis darimana lo?” Ia berbalik bertanya.

“Eh, kita ditinggal? Habis dari hotel. Padahal kita udah minta tungguin,” jawabku.

“Nyusul aja naik ojek. Anak-anak belum lama kok berangkatnya.” Bang Bye memberikan saran.

Merin, Kak Sherly, dan aku hanya berpandang-pandangan tanpa sepatah kata pun terucap dari bibir kami. Ya mau bagaimana lagi, nasi sudah menjadi bubur alias kami telah ditinggalkan oleh rombongan teman-teman yang lain. Ah, mungkin angkotnya tak muat untuk menampung 3 orang lagi, pikirku.

Setelah berpamitan dengan beberapa teman yang memang memilih untuk beristirahat di rumah Ibu Nani, kami bertiga segera melangkahkan kaki menuju jalan raya hendak mencari kendaraan apa yang bisa mengantarkan kami ke Goa Batu Cermin.

“Gila ya, padahal angkot kan bisa muat banyak orang. Apa susahnya coba ngangkut kita bertiga? Gue baru kali ini nih ditinggal temen selama perjalanan. Pada nggak setia kawan banget sih.” Kak Sherly masih menggerutu.

Tak ingin suasana semakin memanas, aku dan Merin memilih diam. Mungkin jika mereka memberitahukan alasan tak menunggu kami karena angkot yang mereka sewa sudah penuh, atau ada beberapa tempat yang ingin mereka kunjungi dan khawatir kami tidak tertarik, tentu akan membuat kami jauh lebih mengerti. Tapi nyatanya, kami ditinggalkan tanpa alasan yang jelas. Jadilah Kak Sherly tak henti-henti mengumpat.

Ah sudahlah, daripada pusing mencari-cari alasan mengapa kami bertiga ditinggal oleh rombongan yang lain, lebih baik jika kami mencari聽kendaraan yang bisa mengantarkan hingga Goa Batu Cermin. Karena hanya bertiga, tak mungkin menyewa angkot. Jadi, pilihan satu-satunya memang hanya mencari ojek. Aku melayangkan pandangan ke jalan raya di depanku, menghentikan sebuah motor yang lewat tanpa boncengan.

“Ojek! Pak, ojek, Pak?” Aku mencoba menyapa pengendara motor yang lewat tanpa boncengan sembari melambaikan tangan. Bapak tersebut menghentikan motornya. Setelah berbincang-bincang, kami sepakat untuk membayar ongkos 10 ribu hingga tiba di Goa Batu Cermin.

DCIM102GOPROGOPR8538.

Goa Batu Cermin berada di Kampung Wae Kesambi, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Flores. Jika ditempuh dengan menggunakan motor dari dermaga Labuan Bajo, akan memakan waktu kurang lebih 15 menit dengan jarak tempuh sekitar 4.8 kilometer.

Harga tiket masuk Goa Batu Cermin hanya 5 ribu rupiah. Murah, meriah, hati pun senang. Dari pos pembelian tiket, kami masih harus berjalan kaki selama kurang lebih 10 menit melewati hutan-hutan bambu hingga tiba di pintu gerbang Goa Batu Cermin.

Labuan Bajo, Menyusuri Goa Batu Cermin Hingga Mengejar Sunset di Bukit Silvia 2

Dari pintu gerbang, aku menyusuri setapak demi setapak anak tangga hingga tiba di mulut goa. Di sini telah disediakan helm untuk menjaga kepala agar tidak terbentur dengan dinding goa. Sambil memegang senter ponsel, tak jarang kami harus berjalan jongkok melewati sebuah terowongan sempit dan memiringkan badan hingga akhirnya bisa menyaksikan beberapa stalaktit dan stalakmit yang bercahaya karena tersorot senter. Hal ini disebabkan karena stalaktit dan stalakmit yang ada di goa ini mengandung garam.

Labuan Bajo, Menyusuri Goa Batu Cermin Hingga Mengejar Sunset di Bukit Silvia 3

Pintu gerbang Goa Batu Cermin

Menurut penuturan seorang pemandu yang kami temui, dulu goa ini diduga berada di dasar laut. Hal ini diperkuat dengan temuan fosil berbentuk penyu dan bebatuan karang yang ditemukan di dinding goa. Sayang sekali, karena gelap dan cahaya tidak memadai, aku tidak mengabadikan fosil penyu tersebut ke dalam foto. Hiks.

Labuan Bajo, Menyusuri Goa Batu Cermin Hingga Mengejar Sunset di Bukit Silvia 1

Kak Sherly harus menunduk karena celah goa yang sempit

Berjalan beberapa meter dari fosil penyu, aku melihat sebuah celah berdiameter kurang lebih 2 meter. Melalui celah ini, cahaya matahari masuk dan memantul di dinding batu, sehingga merefleksikan cahaya kecil ke area lain di dalam goa yang terlihat seperti cermin. Inilah asal mula penamaan Goa Batu Cermin.聽Namun, fenomena ini tidak bisa disaksikan setiap saat. Waktu terbaik untuk melihatnya ialah saat musim hujan dimana banyak air memenuhi celah tersebut, dan sekitar tengah hari. Tergantung apakah posisi matahari tepat berada di atas lubang atau tidak.

Labuan Bajo, Menyusuri Goa Batu Cermin Hingga Mengejar Sunset di Bukit Silvia 7

Bukit Sylvia

Ternyata benar dugaanku, angkot telah penuh oleh teman-teman kami yang juga memiliki tujuan wisata yang sama, yaitu Goa Batu Cermin dan Bukit Sylvia. Karena tak mungkin memaksakan duduk berdempetan di angkot, Merin, Kak Sherly, dan aku memilih menghubungi ojek yang mengantarkan kami tadi siang untuk menjemput kami dari Goa Batu Cermin dan mengantarkan hingga Bukit Sylvia. Untung saja kami dengan sigap meminta nomor handphone abang ojek layaknya meminta nomor handphone gebetan.

Labuan Bajo, Menyusuri Goa Batu Cermin Hingga Mengejar Sunset di Bukit Silvia 9

Labuan Bajo, Menyusuri Goa Batu Cermin Hingga Mengejar Sunset di Bukit Silvia 11

Pemandangan dari puncak Bukit Sylvia

Dari Goa Batu Cermin, kami bertolak cukup jauh ke Bukit Sylvia yang berjarak kurang lebih 3.1 kilometer. Karena jarak yang cukup jauh dan jalan menanjak, kami harus mengeluarkan ongkos sebesar 20 ribu.

Hanya trekking selama 5 menit dengan medan berpasir dan sedikit berbatu, aku tiba di puncak Bukit Sylvia. Tak hanya Sylvia, ada beberapa bukit di sini. Salah satunya bernama Bukit Cinta. Pemandangan yang disuguhkan dari ketinggian bukit-bukit ini begitu ciamik! Kemilau jingga langit sore menjelang terbenamnya matahari dan garis pantai yang meliuk dengan indah sekilas mengingatkanku akan eksotisme Pulau Padar.

DCIM102GOPROGOPR8570.

Merin dan rumput yang menguning di Bukit Sylvia


DCIM102GOPROGOPR8575.

Bapak ojek yang bersedia mengantarkan kami berkeliling Labuan Bajo


 

TAGS
RELATED POSTS
0 Comments
  1. Reply

    Deny Oey

    April 2, 2018

    Duh, rasanya ditinggal pas ngetrip tuh gk enak banget yah.. 馃槄
    Tp stidaknya itu bisa jadi cerita yg ditulis d blog..
    Semangat kakak 馃槈

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 2, 2018

      yap, jadi punya cerita menarik buat ditulis di blog hehe

  2. Reply

    airin

    April 2, 2018

    Wah aku klo ditinggal ditempat asing udah nangis

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 2, 2018

      cup cup cup.. jangan nangis kak airin haha

  3. Reply

    Bang Yudi

    April 2, 2018

    Seru petualangannya. Jdi berapa ongkos ojeknya?.

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 2, 2018

      hi bang yudi! total ongkosnya 50 ribu sampe balik ke hotel lagi

  4. Reply

    taumyalif

    April 2, 2018

    Bukit Sylvia ini enaknya pas sunset ya?

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 2, 2018

      sunsetnya ciamik, bang!
      tapi kalo nggak sunset pun, viewnya tetep kece kok

  5. Reply

    Hayati Ayatillah

    April 2, 2018

    Jarak antar objek wisata lumayan juga ya, ka 馃

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 2, 2018

      iya kak hay, lumayan jauh karena goa batu cermin & bukit sylvia ini ujung ke ujung hehe

  6. Reply

    mutiarasww

    April 2, 2018

    Viewnya keren banget, Lisa, lebih seru ngojek daripada naik angkot, kan?

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 2, 2018

      dua2nya pasti seru kak, tergantung kita liatnya gimana.. iya nggak sih? hahaha

      • Reply

        mutiarasww

        April 2, 2018

        Indeed .

  7. Reply

    tutyprihartiny06

    April 2, 2018

    Ketinggalan rombongan ataupun tidak, selalu asik dan seru membaca pengalaman Kak Lis saat nanjak or trip kemanapun….

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 2, 2018

      hi kak tuty, terima kasih ya 馃檪

  8. Reply

    Jejak Kartini

    April 2, 2018

    gpp ketinggalan ya yg penting seruuu. btw sukaak sama semua fotonyaa keceh keceeehh

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 2, 2018

      yap! jadi punya cerita sendiri yang nggak kalah seru ya kak

      • Reply

        Jejak Kartini

        April 3, 2018

        Beneerr dan ceritanya engga so so jadinya 馃槉馃槀馃榿

  9. Reply

    Antin Aprianti

    April 2, 2018

    Bukit Sylvia pemandangannya gokil sih, keren banget. Btw temennya kok nyebelin sih ninggalin gitu.

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 2, 2018

      usut punya usut ternyata angkotnya udah penuh, kak. nggak apalah, toh jadi punya cerita yang berbeda sama yang lain hehe.

  10. Reply

    Nunik Utami

    April 2, 2018

    Kesel banget sih pastinya kalo ditinggal rombongan. Tapi malah jadi bisa lihat tempat wisata yang lain klo gini.

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 2, 2018

      iya, mbak nunik 馃檪

  11. Reply

    Fajar Hidayat (@PangeranLelea)

    April 2, 2018

    asik banget ya ngetrip kesana bareng sama teman-teman

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 5, 2018

      iya, bang 馃檪

  12. Reply

    AriWidi

    April 3, 2018

    labuan bajo..itu indah banget. seindah namanya..

  13. Reply

    Achi H Mitrowiredjo (@achi_hartoyo)

    April 3, 2018

    ditinggal kalau sesuai kesepakatan di awal gak masalah, kalau enggak, bikin kesel sik 馃榾

  14. Reply

    Citra Rahman

    April 4, 2018

    Untung ada ojek ya. Dan pemandangannya juga bagus banget di atas bukit Sylvia. Btw, kenapa namanya Bukit Sylvia?

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 4, 2018

      denger2 sih Sylvia diambil dari nama resort yang memang terkenal di Labuan Bajo, bang.
      lokasinya deket dari Bukit Sylvia ini.

  15. Reply

    Budi Setiadi

    April 4, 2018

    wah nyesek juga ya kalau ngetrip bareng terus ditinggal gitu aja. Walau pun begitu kita juga harus berani traveling sendirian agar kalau ada kejadian di tinggal gitu gak terlalu nyesek. Tapi untungnya ada ojek dan harganya murah lagi.

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 4, 2018

      setuju, bang! aku pun walau pergi sama temen, kadang ke tempat2 tertentu suka sendiri kok, karena minat setiap orang beda2 kan hehe

  16. Reply

    dayuanggoro16

    April 4, 2018

    Kalo gw yang ditinggal tanpa kejelasan udah gw maki2 tuh rombongan. HAHAHAHAHA.

  17. Reply

    iuef (Ayu F)

    April 4, 2018

    terus, jadi kepo, pas ketemu lagi, nanya nggak “kenapa ditinggal”? mereka harus ada alasan sih (meski dibuat-buat),
    hahaha, tapi look at the bright sight, karena ditinggal, jalan-jalan dikitan kerasa lebih seru ye kaaaann… kalo makin banyak kepala makin ribet biasanya

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 4, 2018

      iya kak ayu, bahkan jadi banyak interaksi sama penduduk lokal yang ngebonceng kita hehe 馃檪
      iya ditanya, ya itu jawabannya karena angkot penuh.

  18. Reply

    Maya Nirmala Sari

    April 4, 2018

    Foto-fotonya bagus banget. Racuunnn! Jadi pengen banget ke sana juga.

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 4, 2018

      yuuk kak mae

  19. Reply

    Dewi Setyowati

    April 4, 2018

    Mainnya jauh bangeet hehehe.. cuma satu kata eh dua, Indonesia indah. 馃檪

  20. Reply

    Iqbal

    April 4, 2018

    Nyebelin banget ditinggal gt aja

  21. Reply

    lenifey

    April 4, 2018

    Aku juga pernah ditinggal rombongan padahal itu open trip. Dan tas kami dah didalam mobil. Untung aku bawa tas yang isinya dompet sama hape. Asli sih bete pen nangis pen marah tapi ya percuma. Hahah. Tapi jadi seru ya kak perjalanannya. Hahah
    Btw kak itu bukit sylvianya kayak yang pulau padar itu ya sekilas.. 馃槏馃槏

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 4, 2018

      beruntung ya kak dompet sama hp selalu dibawa di tas kecil 馃檪
      iya kaklen, sekilas memang mirip pulau padar.

  22. Reply

    Puteno

    April 4, 2018

    Babang ojek selalu dapat di andalkan di bandingkan babang lainnya. Goa dan bukit silvya waktu saya kesana ga kebagian euy gegara hujan turunnya rame rame. Seru sepertinya main main di situ

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 4, 2018

      balik lagi apa, un? *eh 馃槢

      • Reply

        Puteno

        April 5, 2018

        Tiket jakarta labuan bajo sekarang sudah ga ramah di kantong bersyukur sudah samoai disana. Semoga semesta memanggil saya kembali kesana

  23. Reply

    Novtalia

    April 4, 2018

    Seru tuh kaa, budget berapa yaa?

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 4, 2018

      hi kak harisca! budget ke 2 tempat ini naik ojek sampe balik lagi ke hotel 50 ribu, dapet bonus cerita tentang bajo juga hehe

  24. Reply

    ceritabangdoel

    April 4, 2018

    selalu seru liat cerita lisa.. lanjutkan sa

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 4, 2018

      wah makasih bangdoel blogger hits!

  25. Reply

    Kalena Efris

    April 4, 2018

    Jadi gimana respon temen2 yang ninggalin kalian bertiga kak? Atau emang ada perjanjian yang telat ditinggal gitu?

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 4, 2018

      nggak ada perjanjian telat ditinggal kak. mereka bilangnya sih nggak tahu kalo kita mau ikut.

  26. Reply

    Beni Ananto

    April 4, 2018

    Pernah nih Kak, ngalamin kayak gini juga. Ditinggal rombongan, eh malah berpetualang seru bahkan lebih seru dr yg lain. Hehe

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 4, 2018

      iya, selalu ada hikmah dan cerita serunya ya bangben

  27. Reply

    inezdwijayanti89

    April 4, 2018

    makasih buat abang ojek. tanpa beliau gak bs kemana2 deh haha
    https://helloinez.com

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 4, 2018

      setuju, nez

  28. Reply

    Arlindya

    April 4, 2018

    Salah satu destinasi impianku…suatu saat bakalan kesana

  29. Reply

    Yunita Tresnawati

    April 4, 2018

    Lis, aku speechless lihat foto2nya. Bagus sekali Labuan Bajo itu yaa.

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 4, 2018

      yuk kak yun, kita ke labuan bajo 馃檪

  30. Reply

    Ning

    April 4, 2018

    Aduh… Bikin badmood yah kalo ditinggal gitu. Apalagi sebelumnya gak bilang alesannya apa. Tapi semua terbayar ya lis, pemandangan laboan bajo keren banget!

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 4, 2018

      kak niiiing! haha lama tak bersua. iya, semuanya terbayar kak 馃檪

  31. Reply

    ristiyanto

    April 4, 2018

    Hutan bambunya kayaknya cukup menarik nih.

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 4, 2018

      bukan mistis kan, bang? 馃槒

  32. Reply

    Achmadi

    April 4, 2018

    Wih ada ka Sherly, temen trip pas ke Sumba. Sedih euy di tinggal pas lagi sayang-sayangnya hehe

  33. Reply

    Diah Sally DSM

    April 4, 2018

    Yang mereka lakukan itu jahat kaa….
    Tapi liburannya harus tetap seru kan yaa hehehe
    Labuan Bajo destinasiku berikutnya nih. Keren banget.

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 4, 2018

      have a nice holiday di labuan bajo, kak MC hits!

  34. Reply

    elsamartinalova

    April 4, 2018

    Goa nya gelap gitu ga bikin parno ya dek?

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 4, 2018

      menarik malah kakcha, apalagi pas stalakmitnya kena cahaya senter, bercahaya gituuu 馃槏

  35. Reply

    Dede Ruslan

    April 4, 2018

    Bener deh kalo Indonesia itu keren banget, pantes banyak turis asing kesini keren pemandangannya

  36. Reply

    nasa

    April 4, 2018

    Wkwk… Ditinggalin. Masa gegara penuh, emangnya g diitung2 tuh sblumnya

  37. Reply

    Lala Yusuf

    April 4, 2018

    Pas ke Bajo, habis berapa?

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 5, 2018

      ntar japri aja ya, la 馃檲

  38. Reply

    titi purwati

    April 4, 2018

    Indonesia bagian timur cantiknya tak diragukan lagi ya

  39. Reply

    agusonpapers

    April 4, 2018

    itu tempat emang keren banget, ngenayangin ada film hollywood yang ngambil setting disitu trus jadi box office n dapet piala oscar…lantaran tempatnya yang nyihir banget indahnya

  40. Reply

    Ifa Mutia

    April 4, 2018

    Kadang no hp tukang ojek lebih penting dari no gebetan pada saat nge-trip..loooh
    Pemandangannya indah ya..
    Gua nya eksotis…
    Terimakasih sudah sharing pengalaman nya

  41. Reply

    EkaSiregar.com (@bangekasiregar)

    April 5, 2018

    nah.. karena ditinggal itu seru.. kayaknya next trip minta ditinggal lagi nih.. hehehehe
    https://www.ekasiregar.com

  42. Reply

    EkaRahmawatizone

    April 5, 2018

    Ahhh Labuan Bajo menarik sekali. Mauu ke sana hehehe

  43. Reply

    senibersunyi

    April 15, 2018

    Wah saya yg org Labuan bisa ngk tau kalau batu cermin sebagus ini

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 15, 2018

      halo! senang sekali dikunjungi sama orang LBJ langsung, terima kasih 馃檪

      • Reply

        senibersunyi

        April 15, 2018

        Terima kasih kembali

  44. Reply

    rainhanifa

    April 20, 2018

    Aku bacain semua tulisan kamu jadi mupeng banget nih, huhuhu :((
    Doakan aku bisa segera menjelajah Indonesia Timur yaa

    • Reply

      Lisa Fransisca

      April 20, 2018

      hi kak, makasih udah berkunjung 馃檪
      amin! semoga segera terkabul ya

  45. Reply

    Kapunekapau 33

    April 25, 2018

    manggarai..terlalu indah

LEAVE A COMMENT

Lisa Fransisca
Indonesia

Bercerita melalui rangkaian kata, coretan gambar, dan foto-foto yang diabadikannya saat melakukan perjalanan.

Archives
Instagram
  • Dulu, anggota genk babi adalah orang-orang yang suka makan babi. Semenjak negara api menyerang, banyak yang tak lagi menikmati daging merah. Tapi, semua tetap berteman. Tamat.
.
.
#welovebabi 馃樄 #drawing #doodle #illustration #unfaedah
  • Keresahan itu membuncah dalam benak. Bagaimana bisa mereka memberikan stigma negatif pada anak-anak broken home, self harm, & korban bullying? Ah, masyarakat kita sudah terlalu lama dibuai stereotype bodoh. Bukankah seharusnya anak-anak itu diberi apresiasi?
.
Sebuah cerpen fiksi yang berangkat dari keresahan pribadi. Iseng disajikan dengan sebuah ilustrasi sederhana. Sila mampir ke lisafrc.com & memberi kritik/saran (link hidup di bio).
.
.
#updateblog #fiksi #cerpen #ilustrasi #sekalikaliserius 馃槀
  • Iseng yang semakin konstan.
.
Selamat hari jadi ke-4, keluarga kedua!
.
.
#illustration #chibi #karikatur #tektokteam
  • Merayakan hari jadi @tektok_team yang ke-4 di @bookland.cafe daerah Tanjung Barat. Tempatnya nyaman banget, makanannya enak, ada buku2 buat yang suka baca, dan harganya terjangkau. Congratsss Uni @d_iis untuk soft opening kafenya! 馃憦馃憦馃憦
.
Buat yang lagi lewat, yuk melipir. Hehe.
.
.
#booklandcafe #eatreadinspire
  • Diving with manta ray
.
.
#iseng #watercolour #mantaray
  • Rumah tempatku bernaung kau rusak.
Namun, kala ku mencari makan ke ladangmu, kau tembak aku dengan senapan.
Adilkah ini, wahai manusia?
.
.
Nuni, 2 m.o. 馃悩
.
.
#whatiftheycantalk #nationalpark
Instagram Drawing Gallery
  • Fight AIDS, not people with AIDS 馃
.
.
#worldaidsday #illustration #銈ゃ儵銈广儓 #copic
  • "Inside Someone's Head"
.
Inside a gulali girl's head you might never know. Don't judge a person by their appearance.
.
Watercolor on A4 paper 300gsm
.
.
@2madison_gallery @watercolor.illustrations @watercolor_daily #2madison_sayajuga #watercolor #watercolour #illustration #銈ゃ儵銈广儓
  • Run into nothing
.
.
#drawing #copic #illustration #銈ゃ儵銈广儓
  • Inside a gulali girl's head you might never know. Don't judge people by their appearance (someone said, not me 馃槀)
.
.
#copic #drawing #illustration #銈ゃ儵銈广儓 #銈炽償銉冦偗 #eleutheromania
  • Found this gothic style illustration when tidying up my room. Made around 2007-2011.
.
.
#sketch #illustration #銈ゃ儵銈广儓 #銉淬偅銈搞儱銈€儷绯
  • 銇ㄣ仾銈娿伄銉堛儓銉併儓銉堛儹
銉堛儓銉併儓銉堛儹
妫伄涓伀鏄斻亱銈変綇銈撱仹銈嬸煄
.
.
#totoro #銉堛儓銉 #sketch #drawing #fanart #ghibli